Senin (25/5/2026)
Pendampingan terhadap anak memerlukan kesabaran, pemahaman, dan cara yang tepat agar anak merasa aman dan dihargai. Dalam menghadapi anak yang sulit diatur, pendekatan yang tenang dan tidak melukai menjadi hal penting agar anak dapat belajar mengelola emosi dan memahami aturan dengan baik. Orang tua, guru, maupun pendamping anak juga perlu memahami bahwa setiap anak memiliki cara belajar dan merespons yang berbeda.
Sebagai bentuk upaya meningkatkan pemahaman tersebut, BPK Gunung Mulia mengadakan pelatihan untuk GSM pada Sabtu, 23 Mei 2026 dengan tema penanganan anak yang sulit diatur tanpa melukai. Kegiatan ini menghadirkan Susi Rio Panjaitan sebagai narasumber dan trainer. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai cara mendampingi anak secara lebih tenang, aman, dan penuh empati tanpa menggunakan kekerasan fisik maupun ucapan yang menyakiti anak.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan tentang pentingnya memahami perilaku anak, cara menghadapi anak saat tantrum atau menolak aturan, serta langkah-langkah membangun komunikasi yang baik dengan anak. Narasumber juga menyinggung penggunaan permainan sebagai salah satu cara untuk membantu mengarahkan dan mengatur perilaku anak secara positif. Melalui permainan, anak dapat diajak belajar mengikuti aturan, bekerja sama, dan mengekspresikan emosi dengan cara yang lebih menyenangkan. Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi dan diskusi bersama peserta.
